Plus Minus Tabungan BNI Tapenas iB Hasanah Bank BNI Syariah

Apa Itu Simpanan BNI Tapenas iB Hasanah Bank BNI Syariah ? - Kelebihan Tabungan BNI iB Tapenas Hasanah? - Kekuragan (Kelemehan) Tabungan BNI iB Tapenas Hasanah - Ilustrasi Contoh Perhitungan Nisbah Bagi Hasil - Apakah anda berencana 3 tahun kedepan atau 5 tahun kedepn ingin memiliki sesuatu yang berharga dalam hidup anda? misalnya ingin rumah, mobil, liburan keluar negeri dll. Nah sebaiknya anda pilih tabungan multi guna rencana atau ada juga yang menyebut tabungan berjangka, rata rata semua bank memiliki produk tabungan rencana.

Tabungan jenis ini termasuk investasi tidak jauh beda dengan deposito berjangaka yang tidak boleh diambil jika belum habis jangka waktunya, hanya saja jenis tabungan rencana ini jangkanya lebih lama 1 tahun hingga 18 tahun. Anda dapat mmembandingkan jenis tabungan rencana ini pada halaman sebelumnya yang sudah saya tulis beberapa minggu yang lalu dengan judul Perbandingan Jenis Tabungan Rencana iB Multiguna Syariah, Mana Yang Terbaik? (silahkan klik untuk membaca)



Tabungan BNI Tapenas iB Hasanah Bank BNI Syariah 

Nah.. bicara tentang tabungan rencana berjangka ini bank BNI syariah juga menawarkaan satu produknya yaitu Tabungan BNI Tapenas iB Hasanah. Tabungan simpanan BNI Tapenas iB Hasanah adalah tabungan berjangka dengan akad Mudharabah untuk perencanaan masa depan yang dikelola berdasarkan prinsip syariah dengan sistem setoran bulanan yang bermanfaat untuk membantu menyiapkan rencana masa depan seperti rencana liburan, ibadah umrah, pendidikan ataupun rencana masa depan lainnya.

Fasilitas BNI Tapenas iB Hasanah :

  • Buku Tabungan
  • Autodebet untuk setoran bulanan  dari rekening Tabungan iB Hasanah/Bisnis Hasanah/Prima Hasanah
  • Tersedia pilihan jangka waktu minimal 1 tahun hingga maksimal 18 tahun

Manfaat BNI Tapenas iB Hasanah:

  • Bagi hasil lebih tinggi
  • Setoran  tetap bulanan minimal Rp.100.000,- s/d Rp. 5.000.000,-
  • Asuransi otomatis bebas premi
  • Manfaat perlindungan asuransi jiwa hingga senilai Rp. 1.000.000.000,-
  • Manfaat perlindungan asuransi kesehatan hingga  Rp 1.000.000,-/hari/orang
  • Tersedia perlindungan asuransi jiwa plus asuransi kesehatan tambahan dengan berbagai pilihan besarnya premi.

Biaya Administrasi BNI Tapenas iB Hasanah:

  • Pengelolaan Rekening Rp 500,-/bulan
  • Penutupan Rekening Rp 50.000,-

Persyaratan dan Tata Cara Menabung BNI Tapenas iB Hasanah:

  • Kartu Identitas Asli (KTP/Paspor)
  • Setoran awal minimal Rp. 100.000,-
  • Mempunyai Rekening Afiliasi di Bank BNI Syariah

Kelebihan Tabungan iB Tapenas Hasanah 

Tabungan berjangka iB Tapenas Hasanah ini merupakan tabungan yang sangat menguntungkan bagi nasabah, karena sesuai dengan prinsip syari’ah, Setoran bulanan dilakukan secara auto debet setiap bulannya dari rekening induk dan mendapatkan bagi hasil berjenjang. Disamping itu juga bebas biaya premi asuransi dan mendapatkan fasilitas asuransi yang dimulai dari awal pembukaan tabungan berencana sampai akhir penutupan serta memudahkan kita mengatur rencana kebutuhan dana jangka menengah dan panjang.

Kekurangan / Kelemahan BNI Tapenas iB Hasanah

Sisi minus dari tabungan BNI Tapenas iB Hasanah setorannya harus tetap, jadi tidak cocok untuk para wiraswasta yang usahanaya kadang menghasilkan lebih dari kebutuhan kita, namun kadang juga kurang dari yang di harapakan, bahkan dapat mengalami kebangkrutan. Jika untuk para pekerja tetap seperti PNS ini sepertinya cocok banget, mereka ada jaminan gaji tetap setiap bulan, dan bahkan jaminan hari tua, termasuk SKnya. Sebagai wiraswasta seperti saya sendiri, tidak mau jika harus di dikte oleh sistem sebagai contoh pada tabungan BNI Tapenas iB Hasanah ini.

Dalam Tabungan iB Tapenas Hasanah, pembayaran setoran bulanan dilakukan secara auto debet. Tabungan Berencana ini secara default akan blok debet dan blok kredit yang artinya proses setoran hanya bisa dilakukan oleh sistem dengan sumber dana yang berasal dari rekening induk yaitu dengan ketentuan:
  1. Setoran pertama dilakukan pada hari kerja setelah tanggal pembukaan rekening. 
  2. Jika tanggal pendebetan jatuh pada hari libur, maka pendebetan akan dilakukan pada hari sebelumnya. 
  3. Setoran bulanan berlaku tetap, sesuai dengan setoran awal minimal Rp.100 ribu atau kelipatannya. 
  4. Nasabah tidak dibenarkan untuk melakukan setoran tambahan di luar setoran bulanan yang telah ditetapkan
Pada poin 4 di atas ini yang bikin risih, walaupun sebenarnya dapat mencapai target sesuai dengan ilustrasi, misalnya pada perjanjian awal sanggup setor Rp3 juta setiap bulan karena punya penghasilan bulanan minimal Rp 6 juta, bisa jadi dengan gaji sekian dapat setor Rp 4 juta atau bahkan Rp5 juta untuk memenuhi target 3 tahun kedepan jumlah tabungan total Rp 200 jt karena penghasilanhya bisa naik tiap bulannya.

Kalau bank Bukopin Syariah nasabah boleh menentukan jumlah setoran bulanan Setoran insidentil yang dapat dilakukan setiap saat sehingga akumulasi saldo lebih cepat meningkat, kenapa bank BNI Syariah nggak bisa? apa karena bank BUMN fasilitasnya lebih lengkap sehingga merasa jaim. Kalau bisa rubah saja sistem ini, aku yakin akan banyak para wiraswasta yang memilih bank BNI Syariah untuk mewujudkan rencana masa depannya.

[ Baca Juga : Keuntungan & Fasilitas Tabungan iB Hasanah BNI Syariah ]

Simulasi Tabungan BNI Tapenas iB Hasanah



Contoh Menghitung Saldo Bulanan : 

Nasabah A dengan usia 55 tahun ingin membuka Tabungan iB Tapenas Hasanah dengan kontrak 5 tahun (60 bulan) dengan ketentuan besar nilai kontrak sampai dengan jatuh tempo adalah maksimum Rp. 180 juta. Rekening dibuka pada tanggal 1/1/2017 sampai dengan 1/1/2022.

Jadi Perhitungannya begini:
a) Umur 55 tahun
b) saat kontrak umur 60 tahun, Jangka waktu tabungan berencana A adalah 5 tahun.

Rumus: Maksimum dana / (jangka waktu x waktu maksimal umur)

Rp. 180. 000.000   = R300.000/bulan
      12 bln x 5


Contoh Perhitungan Bagi Hasil Tabungan iB Tapenas Hasanah :
Saldo rata – rata nasabah A Rp. 300.000, Total dana 1 Milyar, pendapatan akhir bulan BNI Syari’ah 25 juta, Bagi hasil 50 % :

= Saldo rata – rata            x pendapatan x nisbah
   Total Dana BNI syariah

= 300.000 x 25.000.000   x 50 %
    1.000.000.000

= 3.750

Jadi bagi hasil yang diterima rata – rata pebulan adalah : Rp 3.750 / bulan.

Yang Perlu Anda Ketahui

Sebelum membuka rekening tabungan iB Tapenas Hasanh nasabah di haruskan memiliki rekening induk berupa rekening tabungan iB Hasanah atau tabungan iB Bisnis Hasanah. Setiap bulanya secara auto dari rekening induk. Penarikan hanya dapat dilakukan pada saat penutupan jatuh tempo begitu juga penutupannya.

Secara teknis bagi hasil tabungan mudharabah mutlhaqah di lakukan berdasarkan saldo rata-rata akhir yang di hitung tiap akhir bulan, nisbah bagi hasil yang di berikan bank syari’ah mandiri berjenjang, sebagai contoh diatas apabila saldo akhir kurang dari Rp. 25.000.000,- maka nisbah bagi hasil sebesar 45%, saldo rata-rata Rp. 25.000.000,- sampai Rp. 50.000.000,- bagi hasil yang di terima 46%, ketentuan nisbah ini dapat berubah sewaktu waktu.

Demikianlah ulasan lengkap mengenai tabungan BNI Tapenas iB Syariah, meliputi Fasilitas BNI Tapenas iB Hasanah, Manfaat, Biaya Administrasi, Persyaratan dan Tata Cara Menabung BNI Tapenas iB Hasanah, Kekurangan / Kelemahan BNI Tapenas iB Hasanah, serta Simulasi Tabungan BNI Tapenas iB Hasanah.




Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di KEUNTUNGAN MENABUNG atau isikan email anda di sini:

Hanya seorang mantan tukang dagang keliling panas kepanasan, hujan kehujanan, yang kini beralih didepan laptop untuk masa depan yang lebih baik. Silahkan Tinggalkan komentar anda untuk Artikel di Atas, No SARA, NO PROMOTION OF LOAN. Tampilan komentar di batasi 200, klik Newer›> Newest Untuk Komentar berikutnya. Tanks for your visit

3 comments:

zainal abidin said...

Postingannya sangat membantu. Trimakasih

Fairus Iyus said...

untuk jenis tabungan ini, apakah ada penutupan otomatis sebelum jatuh tempo yang disepakati? jika iya, dalam keadaan seperti apa? terima kasih

Azarine Yus said...

+Fairus Iyus, bisa saja penutupan otomatis jika ketika auto debet tidak mencukupi, itu artinya perjanjian berakhir dan dana yang ada akan di kembalikan ke rekning tabungan biasa.

Blog Archive