Bolehkah Mengajukan KUR Tanpa Agunan Sebagai jaminan

Info Perbankan - Apa Boleh Mengajukan KUR Tanpa Agunan Sertifikat Tanah/Bangunan, atau BPKB? - Banyak tetangga dan teman ketika ingin mangajukan KUR ke bank BRI, Mandiri, BNI atau bank lain-nya pelaksana KUR bertanya tanya seperti itu, sehingga mereka ragu untuk mangajukan walaupun sudah punya usaha yang sudah berjalan bertahu tahun. Memang KUR sangat dibutuhkan oleh para UMKM yang sedang berkembang dan ingin memajukan usahanya namun terkendala oleh permodalan yang pas pas-an.

Para pengusaha mikro, kecil dan menengah memang menjadi prioritas utama para kreditur pemberi KUR maka tidak ada alasan yang berbelit belit sehingga menyusahkan para pengusaha untuk mendapatkan suntikan dana sebagai modal untuk pengembangan usahanya.


Pada 2015 kemarin presiden Jokowi menegaskan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau kredit mikro dengan plafon pinjaman maksimal Rp 25 juta, tidak diwajibkan memberikan agunan kepada bank. Jadi intinya jika anda meminjam dibawah Rp25.000.000; sebenarnya tidak harus menggunakan Agunan seperti seperti sertifikat tanah, BPKB mobil, dan lain sebagainya yang setara dengan jumlah pinjaman.

Jika Kredit Modal Kerja (KMK) jangka waktu maksimal 3 (tiga) tahun, dan Kredit Investasi (KI) jangka waktu maksimal 5 (lima) tahun. Untuk bunganya tiap bank berbeda beda (umunya bunga KUR sekarang 9% per tahun) walaupun ini program pemerintah, namun  KUR ini sebenarnya modalnya murni dari bank pelaksana KUR itu sendiri, tapi disubsidi oleh pemerintah.

Berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Nomor 8 tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR, pada pasal 10 dinyatakan bahwa agunan pokok KUR adalah usaha atau objek yang dibiayai oleh KUR, jadi anda harus punya usaha yang sudah berjalan karena itulah jaminan yang sebenarnya.
<< BACA JUGA: SYARAT & CARA MENGAJUKAN KUR BRI TERBARU 2016 >>
Namun kenyataan-nya banyak bank pelaksana KUR yang masih minta agunan  seperti sertifikat tanah, BPKB mobil sebagai jaminan-nya, walaupun jumlah pinjaman dibawah 25 juta karena kebijaksanaan pimpinan bank itu sendari, Jika anda pandai bernegosisi silahkan berikan alasan supaya pimpinan bank itu percaya dan yakin bahwa anda mampu mambayar.

Itulah jawaban atas pertanyaan "Bolehkah Mengajukan KUR Tanpa Agunan Sebagai jaminan?" yang selama ini jadi perdebatan. Ok sahabat semua semoga bermanfaat, tetaplah bersama kami untuk mendapatkan informasi seputar produk perbankan.



Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di KEUNTUNGAN MENABUNG atau isikan email anda di sini:

Just someone who proud to be called as Blogger , Likes to share what he knew. Silahkan Tinggalkan komentar anda untuk Artikel di Atas, No SARA, NO PROMOTION OF LOAN.

12 comments:

gultom paldam said...

apakah kami bisa . danlayak untuk mengajukan pinjaman KUR sebagian besar propesi kami bergerak di didang tambal ban .. yg tidak diragukan lamanya . tapi kami selalu kesulitan untuk mengajukan pinjaman kur karna kami /tempat usaha kami sebagian besar tanah garapan tapi kami dapat ijin usaha dari pemerintah setempat . tolong di beri kami penjelasan terima kasih

Azarine Yusriyah said...

@ Gultom, layak atau tidsk hanya bak yang menentukan bang, kalau saya perhatikan tempat usahanya bukan tempat sendiri sepertinya anda harus mendapatkan keterangan usaha dari RT/RW setempat, tetap nanti akan disurvey tempat usaha, tempat tinggal dan data data penghasilan dalam 1 bulan, kemudian tinggal menunggu keputusan bank

Al Hadie said...

Susah kalau tanpa jaminan, pihak bank mungkin akan memilih dan mementingkan yg memberi jaminan, karena jaminan itu sebagai pengikat kepeecayaan.
Mungkin yg mengajukan KUR tanpa jaminan susah di acc, wong yg pke jaminan aja susah hehe.

Azarine Yusriyah said...

Betul juga kata mas hadi, sekarang bank berpikirnya begini "dari banyak kasus biasanya yang tidak pakai jaminan bayarnya selalu telat dan pada akhirnya banyak yang nunggak, macet mereka berpikirnya tenang saja lha wong nggak menjaminkan apa apa kok"

Agus Media said...

Aku.. Pernah ngajukan KUR k sebuah bank.

D tolak.Dg alasan macem2...Saya punya usaha kecil2an.dan saya punya prinsip .saya harus jujur.karna yg bikin kita sukses ..Hanya kejujuran dan kerja keras..Tapi karna kejujuran saya yg TDK mau memanipulasi data.saya gk pernah mendapat pinjaman dari bank.jadi dlm hati saya.untuk pinjam d bank harus jadi penipu.yg dlm hati sangat bertentangan...Dan sayakabar dari sebuah bank yg aku pinjami dulu.. Skrng d stop gk keluarin KUR lagi.karna bnyk yg data palsu..Saya protes knapa saya gk lolos..K salah satu pengawai bank itu..Alasannya atasan saya.
.Tapi syukur allhamdullah masih ada yg percaya kasih pinjaman.k saya ..20jt dg angsuran 1.3jt/bln x36bln.. Lumayan tambh modal..Waulupun mnjerit. Catatan saya blum pernh pinjam...Hanya kreditan mobil dan blum pernh telat...
...
Yg mau pinjam KUR d bank... Pinter2lah memanipulasi data

Jujur=bunuh diri

Ramdan masbroo said...

Saya sudah 1 bulan mengajukan KUR di BRI dekat tempat tinggal saya sampai sekarang belum ada confirmasi

Ramdan masbroo said...

Saya sudah 1 bulan data sudah masuk bank tp sampai sekarang belum ada survey dari bang malah saya tlpn bagian survey alasannya belum sempat, saya tunggu sampai saat blm ada kabarnya juga

Azarine Yusriyah said...

Tanyakan lagi masbroo, jika di BRI masih tetap lama cairnya mending mengajukan 2 tempat yaitu BNI, mana yang lebih dahulu itulah yang diambil. Tidajka pa pa di batalkan sebab itu hak kita untuk memilih dan menolak

Rizky Aditya said...

Apakaah jangka waktu kur ritel bisa 4 tahun?

Azarine Yusriyah said...

@ Rizky Aditya, Untuk kUR ritel bisa sampai 5 tahun mas jika untuk modal usaha/kerja. sedangkan jika dipakai biaya investasi bisa sampai 7 tahun

Agus Purwanto said...

sy ikut KUR 2015 dengan anggunan bpkb mio 2011 untuk usaha 20 jt tagihan selalu datang pihak bank ...tapi sekarang karena saya sudah tidak berjalan...pihak bank tidak pernah datang untuk menagih cicilan pinjaman hingga di biarkan ...." setelah sy tny satpam ..karyawan bank yng biasa menagih dan suvai telah pindah tugas dan naik jabatan di KCP lain....yg ingin sy tnykan "..gmn perkembangan bunga pinjaman sy ..tdk ada rekening koran yg datang

Azarine Yusriyah said...

@ Agus Purwanto, ini termasuk kredit macet ya, sebenarnya bunga tetap berjalan tapi nanti pihak bank akan disubsidi pemerintah. sebaiknya tanyakan saja ke bagian marketing KUR bank yang bersangkutan, barangkali sudah dapat subsidi dari pemerintah lalu dihapus